
"So, what will your answer to me?" tanya Nathan lagi. Kali ini dengan penuh amarah.
Kalau saja Niall ada didepanya, dia pasti sudah habis dicabik-cabik oleh Nathan. Tidak peduli nama depan mereka sama-sama Nathan, atau bahkan fakta kalau bule itu memiliki nama belakang Conan yang mirip serial anime favoritnya, Meitantei Conan alias Detective Conan. Dia tidak mau tau. Urusan cinta memang tidak kenal kompromi. Termasuk dalam kasus dirinya.
"I'm sorry pals. But, it's not like your imaginations. I never touch her" jelas Niall.
"Whatever! Come here, and I'll cut off your dick!" maki Nathan emosi.
"What the heck.."
Tut, tut, tut
Nathan seketika mematikan sambungan teleponya. Niall hanya termangu di hadapan layar ponsel iPhone 6 mahal miliknya. Ancaman pemuda itu membuatnya bergidik ngeri. Tapi lebih daripada itu, dia benar-benar merasa bersalah sekali sekarang. Apa ia harus membatalkan tur ke Amerika dan pergi ke Indonesia untuk bertemu pemuda bernama Nathan itu untuk meminta maaf?
--Nathan's POV--
Nathan mengasah golok legendaris milik temanya, Kang Agus. Dia benar-benar sudah kalap. Jika bule itu benar-benar datang ke Indonesia, Nathan sudah mempersiapkan kematianya. Terdengar ngeri memang, tapi Nathan benar-benar dibakar api cemburu.
Trett, tott, toot
Srenggg...
"Kambingg!" maki Nathan.
